Audiovisual dalam Pembelajaran SKI: Menghidupkan Sejarah Islam di MAN 2 Kota Sukabumi
Warudoyong, (Humas Kota Sukabumi)
Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MAN 2 Kota Sukabumi menghadirkan nuansa berbeda dan inspiratif. Pada Rabu (27/8/2025), kelas XII-8 melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan metode audiovisual di bawah arahan guru SKI, Tanzil Fairuzzabadi, S.Pd.. Inovasi ini bertujuan menghidupkan pelajaran sejarah agar lebih mudah dipahami serta meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa.
Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas XII-8 ini menayangkan video dokumenter tentang penaklukan Konstantinopel oleh Sultan Muhammad Al-Fatih. Materi tersebut dipilih karena sarat dengan nilai perjuangan, kepemimpinan, serta keteguhan iman, yang relevan untuk diteladani generasi muda saat ini. Melalui tayangan ini, siswa diharapkan mampu menghubungkan materi sejarah dengan kehidupan nyata mereka.
Suasana kelas tampak penuh semangat sejak tayangan dimulai. Para siswa menyimak dengan serius, mencatat hal-hal penting, serta berdiskusi singkat selama pemutaran. Menurut guru pengampu, metode audiovisual bukan hanya memperkaya pengetahuan kognitif, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif, menarik, dan menyenangkan bagi siswa.
Setelah tayangan berakhir, beberapa siswa memberikan kesan. Zahrotussyita menyampaikan bahwa semangat Sultan Al-Fatih memberinya motivasi untuk tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita. Faiq, siswa lainnya, juga turut mengungkapkan kesan-kesannya mengenai proses pembelajaran ini.
“Penaklukan Konstantinopel mengajarkan bahwa kemenangan besar hanya bisa dicapai dengan ilmu, strategi, dan keyakinan penuh kepada Allah,” ujar Faiq.
Siswi lainnya, Sarah Adhawiyah, menuturkan bahwa tayangan ini membuatnya memahami arti penting persatuan dan kepemimpinan visioner dalam meraih tujuan bersama.
Tujuan kegiatan ini bukan hanya menambah wawasan sejarah, tetapi juga menghasilkan output nyata berupa refleksi siswa terhadap nilai-nilai perjuangan dan kepemimpinan. Melalui tayangan tersebut, siswa belajar bahwa sejarah Islam tidak sekadar cerita masa lalu, melainkan pedoman untuk membangun karakter dan menghadapi tantangan kehidupan.
Metode ini diharapkan dapat meningkatkan efektifitas pembelajaran SKI. Media audiovisual terbukti mampu menumbuhkan daya pikir kritis dan reflektif siswa. Diskusi pasca-penayangan pun menjadi output tambahan berupa keterampilan komunikasi, kemampuan mengaitkan sejarah dengan realitas, serta tumbuhnya semangat berprestasi.
Menanggapi hal ini, Wakamad Kurikulum MAN 2 Kota Sukabumi, Taofik Riswana, M.Pd., menyampaikan apresiasinya.
“Kami mendukung penuh inovasi pembelajaran seperti ini. Output kegiatan terlihat jelas, siswa tidak hanya memahami fakta sejarah, tetapi juga meneladani nilai-nilai kepemimpinan, kerja keras, dan religiusitas. Itulah tujuan pendidikan modern—membangun pengetahuan sekaligus karakter,” ujarnya.
Sementara itu, Tanzil Fairuzzabadi, S.Pd., selaku guru SKI, menutup kegiatan dengan harapan agar metode seperti ini dapat terus dikembangkan.
“Melalui audiovisual, siswa tidak hanya belajar sejarah, tetapi juga mengambil nilai moral dan spiritual yang terkandung di dalamnya. Harapan saya, pembelajaran ini dapat menumbuhkan generasi yang berilmu, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman,” pungkasnya.
Kontributor : Ardiansyah/Paden
Repost/sumber : https://jabar.kemenag.go.id/daerah/audiovisual-dalam-pembelajaran-ski-menghidupkan-sejarah-islam-di-man-2-kota-sukabumi-qel1Sa
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Tinggalkan Pesan (Leave a Reply)
Artikel Populer
Hari kemerdekaan ke 78
ASESMEN MADRASAH
OSN-K 2023
KEGIATAN RAMADHAN
MATSAMA
Pojok Kepala Madrasah
Inspiratif
Lainnya