Ekskul Keputrian MAN 2 Kota Sukabumi Gelar Kajian Terbuka Perdana GǣMerajut Jiwa yang RetakGǥ
Warudoyong (Humas Kota Sukabumi)
Ekskul Keputrian MAN 2 Kota Sukabumi menyelenggarakan kajian terbuka perdana bertema “Merajut Jiwa yang Retak: Luka Batin, Doa, dan Hipnoterapi Islami” di Masjid Aisyah Ummul Mukminin, Kamis (04/09). Kegiatan ini diperuntukkan bagi seluruh siswa, bukan hanya anggota ekskul, sebagai upaya memperkuat kesehatan mental, spiritual, dan emosional peserta didik.
Acara dibuka langsung oleh Kepala Madrasah, Hj. Raden Andriani Lestari, M.Pd. Dalam sambutannya ia menegaskan pentingnya merawat kondisi batin di tengah dinamika kehidupan siswa.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan emosional. Kajian ini menjadi ikhtiar kita untuk saling mendukung dan menguatkan,” ujarnya.
Kajian dipandu oleh Ustadzah Tina Haryati Sulaeman, S.Pd., M.Pd., Ch. Cht., yang menekankan keseimbangan antara ikhtiar lahir dan batin.
“Setiap manusia pasti pernah mengalami luka batin. Namun, doa adalah pintu kesembuhan spiritual, dan hipnoterapi islami dapat membantu menenangkan pikiran serta memperkuat jiwa,” jelasnya di hadapan peserta.
Sesi dialog interaktif menjadi bagian yang paling diminati. Para siswa diberi kesempatan bertanya dan berbagi pengalaman mengenai tekanan belajar maupun masalah pribadi.
“Kami ingin anak-anak menyadari bahwa berbagi cerita adalah salah satu cara meringankan beban,” ungkapnya.
Selain materi, peserta juga mengikuti praktik langsung teknik relaksasi, doa, dan hipnoterapi ringan. Dengan dipandu secara bertahap, siswa belajar menenangkan diri.
“Praktik ini sederhana, tapi bermanfaat besar untuk mengendalikan emosi ketika merasa stres,” kata salah satu peserta, Fitria, siswi kelas XI.
Kegiatan turut didampingi pembina ekskul keputrian, Siti Robi’ah, S.Pd., dan Ai Susilawati, S.Pd. Mereka memastikan jalannya kajian aman dan tertib.
“Kami ingin semua siswa bisa mengikuti dengan nyaman, sekaligus mendapatkan motivasi tambahan untuk menjaga kesehatan mental,” tutur Siti Robi’ah.
Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi lintas ekskul dan kelas. Masjid Aisyah Ummul Mukminin dipenuhi peserta yang serius menyimak hingga akhir acara.
“Ini bukti bahwa siswa sangat membutuhkan ruang untuk belajar mengelola jiwa sekaligus memperdalam nilai-nilai Islami,” tambah Ai Susilawati.
Dengan terselenggaranya kajian perdana ini, pihak madrasah berharap dampak positif dapat dirasakan seluruh peserta.
“Kami ingin lahir generasi muda yang tangguh, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” pungkas Hj. Raden Andriani Lestari.
Kontributor: Andriansyah / Paden
Repost./sumber : https://jabar.kemenag.go.id/daerah/ekskul-keputrian-man-2-kota-sukabumi-gelar-kajian-terbuka-perdana-merajut-jiwa-yang-retak-hFm9Ci
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Tinggalkan Pesan (Leave a Reply)
Artikel Populer
Hari kemerdekaan ke 78
ASESMEN MADRASAH
OSN-K 2023
KEGIATAN RAMADHAN
MATSAMA
Pojok Kepala Madrasah
Inspiratif
Lainnya