MAN 2 Kota Sukabumi dan Kesbangpol Gelar Pendidikan Politik bagi Pelajar di Era Digital

Berita Utama
25 May 2026
Oleh Admin
186 Kali Dibaca
MAN 2 Kota Sukabumi dan Kesbangpol Gelar Pendidikan Politik bagi Pelajar di Era Digital

Warudoyong (KEMENAG)

Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan generasi muda dalam memahami dan menyikapi isu politik secara bijak menjadi hal yang semakin penting. Berangkat dari hal tersebut, MAN 2 Kota Sukabumi bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Sukabumi menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Politik bagi pelajar di Aula MAN 2 Kota Sukabumi pada Rabu (20/05/2026).

Kegiatan mengusung tema “Generasi Muda Cerdas Politik di Era Digital: 98 Tahun Kebangkitan Bangsa, Revolusi Industri, dan Politik Otentik” dan diikuti oleh pengurus OSIS, MPK, perwakilan ekstrakurikuler, serta delegasi siswa dari setiap kelas. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan literasi politik dan wawasan kebangsaan di lingkungan madrasah.

Hadir sebagai pemateri utama, Yana Fajar FY. Basori menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga ruang digital yang sehat dan bertanggung jawab. Menurutnya, perkembangan media sosial membawa pengaruh besar terhadap pola pikir masyarakat sehingga pelajar perlu memiliki kemampuan berpikir kritis dan memahami etika dalam bermedia.

“Generasi muda jangan hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan edukasi, persatuan, dan pemikiran positif di tengah masyarakat,” ujarnya saat menyampaikan materi di hadapan peserta.

Dalam pemaparannya, peserta diajak memahami pentingnya demokrasi, etika digital, serta sikap kritis dalam menyikapi informasi politik yang beredar di media sosial. Diskusi juga membahas tantangan penyebaran hoaks, polarisasi opini, dan pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah perkembangan teknologi informasi.

Turut mendampingi kegiatan tersebut, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Saprudin, M.Pd., bersama staf kesiswaan Hilda Dewi Rahayu, S.Pd. Kehadiran pihak madrasah menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan karakter dan literasi kebangsaan peserta didik.

Saprudin menyampaikan bahwa pendidikan politik penting dikenalkan kepada pelajar agar mereka memiliki kesadaran dalam berpartisipasi secara positif di lingkungan masyarakat maupun ruang digital.

“Pelajar perlu dibekali kemampuan untuk berpikir terbuka, menghargai perbedaan, dan menyampaikan pendapat dengan cara yang bijak. Pendidikan politik bukan sekadar memahami sistem demokrasi, tetapi juga belajar bertanggung jawab dalam bersikap dan berkomunikasi,” tuturnya.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab. Salah satu peserta, Sarah, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru mengenai penggunaan media sosial dan pentingnya menyaring informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

“Kegiatan ini membuat kami lebih memahami pentingnya bersikap kritis terhadap informasi yang diterima, terutama di media sosial. Kami juga jadi lebih paham bahwa pelajar punya peran untuk menjaga suasana yang positif dan saling menghargai,” ungkapnya.

Kegiatan pendidikan politik tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran generasi muda agar tidak hanya aktif di dunia digital, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap kehidupan berbangsa. Dengan pemahaman yang baik, pelajar diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, terbuka, dan bijak dalam menghadapi berbagai dinamika di era digital.

Kontributor : Ardiansyah

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Pesan (Leave a Reply)

Artikel Populer

Hari kemerdekaan ke 78

Hari kemerdekaan ke 78

17 August 2023 • Umum
ASESMEN MADRASAH

ASESMEN MADRASAH

28 March 2023 • Kegiatan Siswa
OSN-K 2023

OSN-K 2023

07 April 2023 • Kegiatan Siswa
KEGIATAN RAMADHAN

KEGIATAN RAMADHAN

17 April 2023 • Kegiatan Siswa
MATSAMA

MATSAMA

19 July 2023 • Kegiatan Siswa
Home PMBM Berita Galeri