Warudoyong, (Humas Kota Sukabumi)
Mengawali tahun pelajaran baru, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Sukabumi menggelar Rapat Kerja Bidang Keagamaan pada Rabu (13/8/2025), di Aula MAN 2 Kota Sukabumi. Bertemakan “Menyusun Arah, Menguatkan Nilai, Mengokohkan Fondasi Keagamaan untuk Generasi Madrasah yang Berakhlak dan Berdaya Saing”, rapat ini menjadi momentum strategis untuk merancang program keagamaan yang akan dijalankan selama satu tahun ke depan.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 2 Kota Sukabumi, Hj. Raden Andriani Lestari, M.Pd. Dalam sambutannya, Andriani menegaskan pentingnya penguatan nilai keagamaan yang sejalan dengan peningkatan daya saing siswa di era globalisasi.
“Pendidikan keagamaan di madrasah bukan hanya tentang transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter mulia yang mampu bersaing di kancah global. Kami ingin siswa MAN 2 tidak hanya berprestasi akademik, tetapi juga menjadi teladan dalam akhlak dan perilaku,” ujar Hj. Andriani.
Rapat ini dihadiri oleh seluruh guru mata pelajaran keagamaan, menunjukkan komitmen bersama untuk menyusun program kerja yang selaras dengan visi dan misi madrasah. Koordinator Keagamaan, Papin Mansur, S.Pd.I., M.Si., turut memaparkan arah kebijakan bidang keagamaan, menekankan peran strategis guru dalam membentuk generasi yang unggul secara karakter dan kompetensi.
“Guru keagamaan memiliki tanggung jawab besar untuk mencetak siswa yang tidak hanya paham agama, tetapi juga memiliki keterampilan abad 21 dan akhlak mulia yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari,” kata Papin Mansur.
Rapat kerja dilanjutkan dengan pembagian peserta ke dalam tiga kelompok diskusi. Kelompok pertama fokus merumuskan program peningkatan kompetensi keagamaan siswa, kelompok kedua membahas pembiasaan kegiatan positif di lingkungan madrasah, dan kelompok ketiga menyusun agenda Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) sepanjang tahun pelajaran. Diskusi berlangsung dinamis, dengan para guru saling bertukar ide dan merumuskan langkah-langkah konkret untuk memastikan program dapat diimplementasikan secara efektif.
Papin Mansur menambahkan bahwa keberhasilan program keagamaan bergantung pada kolaborasi seluruh elemen madrasah.
“Rapat ini bukan sekadar menyusun rencana, tetapi juga tentang komitmen untuk menghadirkan pembelajaran agama yang bermakna, yang mampu membentuk siswa yang berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya.
Rapat kerja ini menjadi langkah awal MAN 2 Kota Sukabumi untuk memperkuat peran sebagai lembaga pendidikan yang mencetak generasi berakhlak mulia sekaligus berdaya saing tinggi. Dengan program keagamaan yang telah disusun, madrasah ini optimis dapat mewujudkan visi menciptakan generasi madrasah yang unggul, berprestasi, dan penuh keberkahan.
Kontributor : Paden/Ardiansyah