Warudoyong (KEMENAG)
Kepala MAN 2 Kota Sukabumi, Hj. Raden Andriani Lestari, M.Pd, berpartisipasi dalam Pelatihan Ekoteologi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (04/12/2025), ini bertujuan memperkaya wawasan pimpinan madrasah mengenai isu lingkungan dan spiritualitas.
Dalam pelatihan tersebut, Hj. Raden Andriani Lestari mendalami materi “Deep Ecology dan Ekoteologi Masyarakat Adat Nusantara.” Materi ini disampaikan oleh Dewi Kanti, perwakilan dari Komunitas Sunda Wiwitan Cigugur, Kuningan, yang dikenal aktif dalam pelestarian kearifan ekologis.
Dewi Kanti menjelaskan konsep deep ecology yang menempatkan alam sebagai entitas yang memiliki nilai intrinsik, bukan semata-mata sumber daya yang dapat dieksploitasi. Pemaparan difokuskan pada bagaimana masyarakat adat Nusantara menjaga keseimbangan lingkungan melalui tradisi, ritus, dan nilai spiritual yang diwariskan secara turun-temurun.
Hj. Raden Andriani Lestari menilai bahwa perspektif ekoteologi sangat relevan untuk diintegrasikan ke dalam pendidikan madrasah.
"Wawasan ekoteologi ini sangat penting untuk membentuk karakter peserta didik yang peduli lingkungan, sekaligus memperkuat nilai religius dan humanis mereka. Madrasah memiliki peran strategis untuk mengajarkan tanggung jawab moral dan spiritual dalam menjaga kelestarian alam," tegasnya.
Melalui keikutsertaan dalam pelatihan ini, MAN 2 Kota Sukabumi berkomitmen memperkuat integrasi nilai-nilai ekologis dalam kurikulum dan budaya madrasah. Hal ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh warga madrasah untuk berperilaku bijak terhadap lingkungan.
Kontributor : Ardiansyah