Warudoyong, (Humas Kota Sukabumi)
Minggu, (10/8/2025) menjadi hari yang penuh semangat bagi para anggota Pramuka Penegak di MAN 2 Kota Sukabumi. Lapangan dan aula madrasah tampak ramai sejak pagi, dipenuhi para peserta yang bersiap mengikuti Penilaian Pramuka Garuda Golongan Penegak. Bagi mereka, ini bukan sekadar ujian biasa, melainkan langkah penting menuju gelar tertinggi dalam dunia kepramukaan: Pramuka Garuda.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Warudoyong. Hadir secara langsung Ketua Kwarran Warudoyong, Paiman Rahmat Apandi, M.Pd, dan Wakil Ketua Kwarran, Noneng, S.Pd, yang memberikan dukungan moral bagi para peserta. Turut hadir pula pembina putra MAN 2 Kota Sukabumi, Tanzill Fairuzzabadi, S.Pd, dan Ismatullah, S.Pd, bersama tim penguji Kwarran Warudoyong yang siap menilai kemampuan para calon Garuda.
Penilaian ini diikuti oleh 21 peserta, terdiri dari 7 peserta putra dan 14 peserta putri. Tujuannya adalah untuk mengukur keterampilan, pengetahuan, dan sikap peserta sesuai standar yang ditetapkan Gerakan Pramuka. Tidak hanya kemampuan teknis seperti keterampilan baris-berbaris, pionering, dan pertolongan pertama, tetapi juga aspek mental, kedisiplinan, serta kepemimpinan menjadi fokus utama penilaian. Semua itu menjadi syarat mutlak untuk menyandang tanda kehormatan Pramuka Garuda.
MAN 2 Kota Sukabumi dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena memiliki rekam jejak pembinaan Pramuka yang konsisten dan berprestasi. Lingkungan belajar yang kondusif serta dukungan fasilitas yang memadai menjadi faktor penting yang menunjang suksesnya kegiatan ini.
Ketua Kwarran Warudoyong, Paiman, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya penilaian formal, tetapi juga bagian dari pembinaan karakter.
“Pramuka Garuda adalah simbol dari kecakapan, ketangguhan, dan kepemimpinan. Harapannya, para peserta dapat membawa nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Wakil Ketua Kwarran, Noneng menambahkan bahwa pencapaian ini bisa menjadi tiket emas bagi masa depan pendidikan peserta.
“Tahun 2024 lalu, lima anggota Pramuka dari MAN 2 berhasil masuk perguruan tinggi melalui jalur prestasi Pramuka. Semoga tahun ini akan lahir kembali prestasi yang membanggakan,” ungkapnya penuh optimisme.
Pembina putra MAN 2 Kota Sukabumi, Tanzil mengungkapkan rasa bangganya melihat semangat peserta.
“Saya melihat para penegak hari ini tampil dengan penuh percaya diri. Mereka sudah berlatih keras selama berbulan-bulan, dan momen ini menjadi pembuktian bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil,” tuturnya.
Sementara itu, Ismatullah menekankan pentingnya pembentukan karakter.
“Pramuka Garuda bukan hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga soal sikap, mental, dan jiwa kepemimpinan. Harapannya, mereka bisa menjadi teladan di sekolah maupun di masyarakat,” ujarnya.
Sepanjang kegiatan, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Ujian pengetahuan umum kepramukaan, praktik lapangan, hingga penilaian sikap dijalani dengan sungguh-sungguh. Dengan selesainya kegiatan ini, diharapkan para penegak semakin termotivasi untuk mengasah keterampilan, memperkuat rasa percaya diri, dan menjadi teladan di lingkungannya. Lebih dari sekadar gelar, Pramuka Garuda adalah simbol komitmen untuk mengabdi kepada masyarakat dan bangsa.
Kontributor : Paden/Ardiansyah