Pengajian Rutin di Gunung Puyuh Sukabumi: Menguatkan Spiritualitas dan Integritas Masyarakat
Gunungpuyuh, (Humas Kota Sukabumi)
Pengajian rutin di Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, kembali digelar pada Senin pagi (25/8/2025), di Ruang Pertemuan Kelurahan Karamat. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus meningkatkan kesadaran spiritual melalui pemahaman nilai-nilai agama yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Acara ini dihadiri lebih dari 15 tokoh masyarakat, termasuk perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunung Puyuh, MUI tingkat kelurahan, tokoh agama, guru, dan warga setempat. Suasana kebersamaan terasa kental, menunjukkan antusiasme masyarakat dalam memperdalam nilai-nilai keagamaan dan sosial.
Camat Gunung Puyuh, Widya Yubila Setiawan, SSTP, MAP, secara resmi membuka acara ini, diikuti sambutan dari pengurus MUI Kecamatan. Dalam sambutannya, Widya menekankan pentingnya pengajian sebagai wadah untuk memperkuat harmoni sosial dan spiritual di tengah masyarakat.
Pemateri utama, Papin Mansur, S.Pd, M.Si, Guru MAN 2 Kota Sukabumi sekaligus Ketua Keagamaan, menyampaikan tausiah bertema keadilan, kejujuran, dan integritas sebagai fondasi masyarakat yang harmonis. Dalam paparannya, beliau mengintegrasikan perspektif keagamaan dengan dinamika sosial yang aktual.
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaklah kamu berlaku adil,” ujar Papin Mansur, mengutip Al-Qur’an Surat An-Nisa ayat 58, sebagai landasan etika publik dan tanggung jawab individu dalam kehidupan bermasyarakat.
Papin juga mengutip Hadis Nabi Muhammad SAW untuk menggarisbawahi pentingnya kontribusi positif bagi sesama.
“Orang yang paling dicintai Allah adalah yang paling bermanfaat bagi manusia,” katanya, menegaskan bahwa keadilan dan kejujuran harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Sesi tausiah berlangsung interaktif, mengajak peserta untuk merefleksikan relevansi nilai-nilai keadilan dan kejujuran dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat luas. Diskusi yang terbangun mencerminkan antusiasme peserta dalam memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai tersebut.
Kepala MAN 2 Kota Sukabumi, Hj. Raden Andriani Lestari, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas keterlibatan guru dalam kegiatan ini.
“Kehadiran guru kami sebagai pemateri mencerminkan komitmen madrasah dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dan spiritual. Semoga tausiah ini memberikan inspirasi bagi warga Gunung Puyuh untuk menjalankan prinsip keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab sosial,” ungkapnya.
Pengajian rutin ini tidak hanya menjadi sarana edukasi spiritual, tetapi juga memperkuat kapasitas sosial masyarakat. Dengan mengusung nilai-nilai keadilan dan integritas, kegiatan ini diharapkan mampu mendukung pembangunan masyarakat yang berdaya saing, harmonis, dan berakhlak mulia di Kecamatan Gunung Puyuh.
Kontributor : Ardiansyah/Paden
Repost/sumber : https://jabar.kemenag.go.id/daerah/pengajian-rutin-di-gunung-puyuh-sukabumi-menguatkan-spiritualitas-dan-integritas-masyarakat-j4t6Dw
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!
Tinggalkan Pesan (Leave a Reply)
Artikel Populer
Hari kemerdekaan ke 78
ASESMEN MADRASAH
OSN-K 2023
KEGIATAN RAMADHAN
MATSAMA
Pojok Kepala Madrasah
Inspiratif
Lainnya