Sukabumi, (Humas Kota Sukabumi)
MAN 2 Kota Sukabumi kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan digitalisasi layanan internal. Kali ini, madrasah menginisiasi pembuatan aplikasi sederhana khusus untuk mendukung tugas guru piket. Aplikasi yang diberi nama “SiPiket” (Sistem Informasi Piket) ini diharapkan mampu mempermudah pencatatan, pelaporan, dan koordinasi tugas piket guru setiap harinya.
Kegiatan pengembangan ini dilaksanakan di Ruang Wakamad dan diinisiasi langsung oleh jajaran wakil kepala madrasah, yakni Taofik Riswana, M.Pd (Kurikulum), Saprudin, M.Pd (Kesiswaan), Yusup Ambari, S.Ag, M.Pd (Sarpras), dan Mudori, S.Pd.I, M.Si (Humas). Kehadiran para wakamad ini menunjukkan sinergi lintas bidang untuk menciptakan solusi praktis yang bermanfaat.
Menurut Wakamad Kurikulum, Taofik ,digitalisasi ini merupakan langkah nyata menuju madrasah modern.
“SiPiket hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pencatatan piket yang selama ini masih manual. Dengan aplikasi ini, guru bisa mengisi laporan harian secara cepat dan akurat,” ujarnya saat ditemui pada Rabu (13/8/2025).
Wakamad Kesiswaan, Saprudin, menambahkan bahwa aplikasi ini tidak hanya membantu guru, tetapi juga memudahkan monitoring kedisiplinan siswa.
“Data yang terkumpul secara digital memudahkan kami dalam mengambil keputusan dan memberikan tindak lanjut,” jelasnya saat ditemui di tempat terpisah.
Sementara itu, Wakamad Sarpras, Yusup, menyoroti manfaat efisiensi administrasi.
“Aplikasi ini meminimalkan penggunaan kertas, sejalan dengan gerakan paperless office. Ini juga bagian dari tanggung jawab kita terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Dari sisi komunikasi publik, Wakamad Humas, Mudori, menilai inovasi ini sebagai bentuk transparansi kinerja internal.
“Guru bisa saling memantau jadwal piket dan laporan secara terbuka. Hal ini meningkatkan koordinasi dan rasa tanggung jawab,” katanya.
Proses pembuatan “SiPiket” melibatkan kolaborasi guru yang memiliki minat di bidang teknologi informasi, terutama Dadang Mulyana, S.Pd.I, selaku guru TIK MAN 2 Kota Sukabumi. Berkat pengalamannya di bidang IT, aplikasi ini dirancang dengan antarmuka yang sederhana, mudah diakses, dan dapat digunakan oleh semua guru tanpa memerlukan pelatihan rumit.
Dengan adanya “SiPiket”, MAN 2 Kota Sukabumi berharap kinerja guru piket menjadi lebih terstruktur, transparan, dan efisien. Langkah ini menjadi salah satu wujud nyata madrasah dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Kontributor : Paden/Priyo