Warudoyong (KEMENAG)
Kedisiplinan seringkali dipandang sebagai rangkaian aturan yang kaku, namun MAN 2 Kota Sukabumi mencoba sudut pandang berbeda. Melalui Bidang Kesiswaan, madrasah resmi meluncurkan MANDASI Disiplin Challenge, sebuah gerakan pembiasaan positif yang dikemas dengan pendekatan kekinian pada Rabu (04/02).
Program ini bertujuan mendorong siswa untuk lebih konsisten dalam ketepatan waktu, kerapihan, dan tanggung jawab harian di lingkungan madrasah. Alih-alih menggunakan pendekatan instruksi satu arah, program ini menggunakan konsep challenge atau tantangan yang lebih komunikatif dan relevan dengan psikologi remaja saat ini.
Saprudin, M.Pd., selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, menjelaskan bahwa kunci dari program ini adalah keterlibatan emosional siswa.
"Kami ingin disiplin muncul dari kesadaran diri, bukan karena takut pada sanksi. Dengan format challenge, siswa merasa memiliki target pribadi untuk dicapai. Ini adalah cara kami menyiapkan generasi yang tidak hanya pintar secara akademik, tapi juga tangguh secara karakter," tuturnya.
Antusiasme siswa terlihat saat pelaksanaan kegiatan di lingkungan madrasah. Salah satu siswa yang berpartisipasi menyatakan bahwa format ini membuatnya lebih mawas diri.
“Biasanya disiplin itu terasa berat, tapi dengan model tantangan seperti ini, ada rasa bangga kalau kita bisa memenuhi target perilaku positif setiap hari. Rasanya jadi lebih kompetitif secara sehat dengan teman-teman yang lain,” ujarnya.
MANDASI Disiplin Challenge diharapkan mampu menjadi ikon baru dalam pembinaan karakter di MAN 2 Kota Sukabumi, membuktikan bahwa nilai-nilai tradisional seperti integritas dan ketertiban dapat disampaikan dengan cara yang adaptif dan menyenangkan.
Kontributor : Ardiansyah
Repost/sumber : https://jabar.kemenag.go.id/daerah/mandasi-disiplin-challenge-inovasi-man-2-kota-sukabumi-ubah-aturan-menjadi-budaya-seru-SJdybq




