Warudoyong (KEMENAG)
Persiapan menghadapi Olimpiade Keagamaan Tingkat Nasional Tahun 2026 terus dilakukan MAN 2 Kota Sukabumi melalui pembinaan intensif bagi peserta didik. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (14/05/2026) tersebut difokuskan pada penguatan materi serta strategi pengerjaan soal pada berbagai bidang mata pelajaran keagamaan.
Suasana pembinaan berlangsung aktif dengan keterlibatan peserta yang cukup antusias. Para siswa mengikuti latihan soal, mempelajari rangkuman materi, hingga melakukan pendalaman konsep yang diperkirakan menjadi bagian dari materi kompetisi tingkat nasional.
Tidak hanya berfokus pada penguasaan teori, peserta juga diarahkan untuk memahami pola dan karakteristik soal olimpiade. Pendekatan tersebut diterapkan agar siswa mampu membangun ketelitian, kemampuan analisis, dan cara berpikir yang lebih sistematis saat menghadapi kompetisi.
Pembimbing kegiatan, Ardiansyah Rizki Fauji, S.Pd., menjelaskan bahwa proses pembinaan dilakukan secara bertahap agar siswa memiliki kesiapan yang lebih matang, baik secara akademik maupun mental.
“Pembinaan seperti ini penting untuk membangun konsistensi belajar siswa. Selain memahami materi, mereka juga perlu terbiasa menghadapi pola soal kompetisi dan melatih kepercayaan diri,” ujarnya.
Salah satu peserta bidang Akidah Akhlak, Gissa, mengaku kegiatan tersebut membantu peserta memahami bentuk dan tingkat kesulitan soal olimpiade.
“Latihan dan pembahasan soal membuat kami lebih memahami cara menjawab dengan tepat. Kami juga jadi lebih siap menghadapi tahapan seleksi berikutnya,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan Dika, peserta bidang Fiqih, yang merasa pembinaan tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda dibandingkan pembelajaran di kelas. Menurutnya, proses latihan yang rutin membantu peserta lebih teliti dan terbiasa berpikir cepat dalam menyelesaikan soal.
Pembinaan olimpiade yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi bagian dari upaya MAN 2 Kota Sukabumi dalam membangun budaya akademik di lingkungan madrasah. Semangat belajar, disiplin berlatih, dan kemampuan bekerja keras menjadi nilai yang terus ditanamkan agar peserta didik mampu berkembang serta siap bersaing secara sehat di tingkat yang lebih tinggi.
Kontributor : Ardiansyah




