Jakarta (KEMENAG)
Komitmen dalam meningkatkan kualitas tenaga pendidik terus diperkuat oleh MAN 2 Kota Sukabumi melalui partisipasi guru dalam kegiatan Koordinasi Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Madrasah. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang diselenggarakan Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kegiatan berlangsung pada Rabu hingga Jumat (20–22/05/2026) di Hotel Santika Premier Hayam Wuruk, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, MAN 2 Kota Sukabumi mengirimkan dua guru sebagai peserta, yaitu Siti Nurhasanah, S.Pd. dan Annisa Firdayanti, S.Pd.
Koordinasi AKGTK membahas berbagai hal terkait penguatan kompetensi guru, asesmen pembelajaran, serta pengembangan profesionalisme tenaga pendidik dalam menghadapi dinamika pendidikan saat ini. Forum tersebut juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan wawasan antarguru madrasah dari berbagai daerah.
Kepala MAN 2 Kota Sukabumi, Hj. Raden Andriani Lestari, M.Pd., menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus penting dalam pengembangan madrasah.
“Guru memiliki peran utama dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas. Karena itu, kesempatan mengikuti kegiatan seperti AKGTK menjadi bagian penting untuk memperluas wawasan dan memperkuat kompetensi profesional,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa perkembangan dunia pendidikan menuntut guru untuk terus belajar dan beradaptasi, baik dalam metode pembelajaran maupun dalam proses asesmen peserta didik. Menurutnya, hasil dari kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas layanan pendidikan di madrasah.
Salah satu peserta kegiatan, Siti Nurhasanah, S.Pd., mengungkapkan bahwa kegiatan koordinasi AKGTK memberikan banyak pemahaman baru terkait pengembangan pembelajaran dan penguatan kompetensi guru.
“Kami mendapatkan banyak wawasan mengenai asesmen dan strategi pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini. Semoga pengalaman ini dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di madrasah,” tuturnya.
Keikutsertaan guru MAN 2 Kota Sukabumi dalam kegiatan nasional tersebut mencerminkan upaya madrasah untuk terus membangun budaya belajar di lingkungan pendidik. Pengembangan kompetensi yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih adaptif, inovatif, dan selaras dengan kebutuhan generasi masa kini.
Kontributor : Ardiansyah




